ini kalimat sederhana yang sudah rada "basi" terdengar di telinga, namun baru sekarang terasa bahwa memang betul adanya.
Bermula dari hobby membuat kue yang hanya sekedar hobby. Nggak pernah terbayangkan kok akhirnya terima pesanan kue dg spesialisasi Birthday Cake. Kok Birthday Cake..? ya itu lah... Do What You Love..!
Birthday Cake yang biasa-biasa saja, meskipun penampilan nya cantik, tapi rasanya biasanya parah. Yang butternya lengket di lidah, yang kuenya "garing"...
Sementara Birthday Cake yang penampilan nya cantik, rasanya enak, selalu tidak enak di kantong alias muahall..!
Nah bagaimana dong dengan kita-kita yg pengen kue enak, cantik, at reasonable price...?
no answer :-( Padahal dalam setahun ada 4 anggota keluarga yang berulangtahun, belum lagi anniversary dan kue-kue untuk Hari Besar, bangkrut deh.
Mulailah aku bereksperimen membuat Birthday Cake, belajar decor..eh asyik juga. Bikin kerang-kerang, rimpel-rimpel, bintang, daun wow..satu spuit bisa jadi bermacam-macam motif!
Percobaan pertama untuk ulang tahun Catherine ke 4 yg dirayakan di sekolah. Kue berukuran besar lengkap dengan Rumah Winnie The Pooh, ada jembatan, ada mobil, air terjun, angsa-angsa sedang berenang, wah pokoknya rame banget. Saking keasyikan rasanya semua hiasan mau ditempelkan di kue..wah ngawur deh hehe..Tapi kuenya Catherine itu paling "heboh" karena membuat semua anak jadi terbelalak dan susah diatur. Semuanya mau mendekat dan nyolek kue, padahal acara tiup lilin pun belum dimulai. hehe lucunya anak-anak itu
Kue kedua untuk ulang tahun Bennet yang ketiga, temanya hutan. Waktu itu belum ada edible image, jadi kebayang repotnya bikin rumput dan pohon. Setelah itu jadi ketagihan deh bikin Birthday Cake.
Kecanduan...! Bayangkan nikmatnya mengukir pinggir kue dengan kepang-kepang, membuat border dengan motif kerang-kerang mungil, mencampur warna-warna, gradasi warna pelangi ouch...I love it...!
Kenikmatan berikutnya adalah saat memotong kue, sponge cake yang moist, filling strawberry yang lembut melekat berpadu dengan kelembutan butter cream yang samar samar menebarkan aroma kopi dan keharuman vanilla. Nyam..nyam..of course I love it..
Monday, July 11, 2005
Do What You Love, Love What You Do
Thursday, July 10, 2008
Liburan Seru

Pengen banget mengisi kegiatan liburan kali ini dengan sesuatu yang bermanfaat selain kegiatan kegiatan konsumtif seperti jalan jalan ke mall, nonton bioskop, pameran ini, bazaar itu.
Maka ketika seseorang menawarkan kursus clay untuk anak anak, wah pas banget.
Pada hari yang dijanjikan Catherine sudah siap siap dari pagi, bangun pagi, mandi, sarapan, biasanya di hari libur bangun jam 9, mandi jam 12, hihi...
Lha... tiba tiba guru clay nya sms, batal datang karena harus mengantar kakaknya ke RS.
huhuu....ngambek deh anakku.
Kasian juga teman nya Ajeng, yang akan sama sama belajar clay, pasti bete banget.
Akhirnya punya ide, bagaimana kalau membuat cookies plus menghias sekaligus ? Mamanya Ajeng setuju. Kalau sekedar bahan bahan cookies sih yakin banget, ada persediaan di rumah. Wilton Meringue Powder juga ada. Yang tak terduga, malahan gula halus habis. Buru buru ke Indomart dulu. Akhirnya jadilah aku meng-guide anak anak membuat cookies. They are really happy. Jadilah kursus pertamaku, dengan 2 orang murid.
My one and only Princess
Akhir akhir ini begitu banyak musibah dan kesedihan yang menimpa sahabat sahabat ku. Anggota keluarga nya meninggal, dirawat di rumah sakit, harus operasi ini itu, bahkan ada juga yang terdiagnosa kanker ganas. Ouch....mendengarnya membuat hari hari kembali sendu.Lebih sedih lagi karena aku belum bisa melakukan 2 hal, menjenguk orang sakit di RS dan melawat orang meninggal. Rasanya nggak enak bener. Secara dulunya aku termasuk rajin.
Beneran nggak enak, tapi bagaimana lagi..hiks, maaf ya teman.
Kalau sedang mellow, aku selalu curhat dengan my little princess. Anakku ini sungguh unik, old soul. Makanya kami sering memanggilnya "si nenek"
Catherine yang sering menghiburku supaya jangan sedih, kadang dengan perumpamaan perumpamaan yang lucu seperti suatu sore saat dia minta diantar beli buku musik. Aku bilang "Yuk makan batagor, udah lama nggak makan. Ah tapi nggak jadi deh kak, mama suka sedih. Biasanya mama nunggu kakak kumon sambil makan batagor berdua Ben"
Catherine diam, tiba tiba dia menunjuk seekor kucing yang sedang tidur tiduran di pinggir jalan. Cath memang maniak kucing, meski sampai sekarang belum aku ijinkan untuk memelihara satu. "Tuh ma liat, induk kucing aja nggak sedih, anaknya pergi jauh cari makan, Induk kucing harus rela anaknya pergi asalkan anaknya bahagia"
hahaha...sesungguhnya rada nggak nyambung, lagian tau darimana kalau itu kucing betina, ngarang aja. Namun hal hal kecil seperti itu yang sering membuat aku berpikir jernih dan sedikit tersenyum. Really love u princess.
Sejak pulang dari Kidzania, Cath punya cita cita jadi perawat bayi. Dia begitu terpesona dengan booth perawat bayi disitu. Beberapa hari lalu saat Diery mengambil pesanan kue ulang tahun "kejutan" untuk suaminya, Diery membawa hadiah untuk Catherine. Barbie pediatrician, lengkap dengan 2 bayi nya. Sejak saat itu cita citanya berubah. Mau jadi dokter anak. Boleh nak, jadilah dokter yang penuh pengabdian dan berdedikasi pada pasien, bukan pada uang.
Terimakasih tante Diery, hadiahnya pas banget.
Ngomong omong soal kue, aku suka banget background seperti kue diatas. Danau yang dipenuhi rindangnya bunga sakura, air yang tenang, awan biru. Dream place. Nggak heran aku seriiiing banget pakai background itu, hehe..
Thursday, October 16, 2008
Mickey Mouse Cake

Order cake kali ini sungguh membuat senewen. Meskipun Irma, pemesan; memberikan contoh kue dari internet yang tampaknya sangat simple.
Just Mickey Mouse head.
Lagi lagi aku belum pernah membuat kue seperti itu. Tapi harus berani mencoba, kalau nggak kapan majunya. Setelah Mickey jadi..rasanya kue koq sepi banget....kebetulan sedang bikin cupcake pesanan, jadi ditambah deh 4 buah cupcake di depan dan belakang, untuk tempat lilin ulang tahun.
Duuh aku tetap masih belum puas dengan hasil nya, belum perfect. Semoga lain kali bisa bikin yang lebih bagus.
Tapi senang dan surprise baca comment dari Irma di shoutbox :
15 Oct 08, 15:24
b4bigirl: Vita, thnx ya kue ultah Mickey-nya Wisha enak dan keren lhoo! ayo dong di posting! penasaran niiihOh iya pengumuman...banyak yang bertanya mengenai coklat yang aku pakai di sebagian cake apakah merknya M&M's yang sedang heboh itu. Bukan ya, aku pakai merk Delfi, jadi aman.
Friday, August 17, 2007
Aneka Character Favorit
Rupanya cukup lama aku tidak posting, sampai seorang teman khusus mengirim email
"mbak..kemana aja..update dong blog nya" hihi...jadi malu. Nahhh mumpung malam ini koneksi internet sedang bersahabat, dan kebetulan sedang tidak tertimbun terigu, aku posting borongan deh.
Ini cake pesanan Mama Grace. Keesokan hari setelah mengantar kue, aku sedang dalam perjalanan dengan papa, tiba tiba ada sms masuk. Papa melirik dengan curiga, sms apaan sih koq senyum senyum sendirian, sembari pengen ngintip layar pda. Yaaa gimana nggak senyum senyum senang kalau dapat sms seperti ini :
"malam, mau ngucapin TQ kuenya bagus n enak banget, tdk salah pilih dan pantas direkomendasikan ke teman teman :) mama Grace"

Ini Pocoyo nya Dafina, (http://danisafina.blogspot.com/2007/05/happy-pocoyo-birthday-dhafina.html) setelah dapat pesanan kue ini barulah aku mulai nonton Pocoyo, ternyata lucu juga ya, hihi...
Ini pesanan Nuning di Vienna, pelanggan ku yang paliiing setia dan baik hati. Pesan hadiah untuk Wedding. Sudah dapat ide hasil bolak balik koleksi buku decorating, tapi ternyata susah juga. Soalnya ternyata aku terhitung sangat jarang membuat bebungaan, jadi hasilnya ancurrrr..
"mbak..kemana aja..update dong blog nya" hihi...jadi malu. Nahhh mumpung malam ini koneksi internet sedang bersahabat, dan kebetulan sedang tidak tertimbun terigu, aku posting borongan deh.
Ini cake pesanan Mama Grace. Keesokan hari setelah mengantar kue, aku sedang dalam perjalanan dengan papa, tiba tiba ada sms masuk. Papa melirik dengan curiga, sms apaan sih koq senyum senyum sendirian, sembari pengen ngintip layar pda. Yaaa gimana nggak senyum senyum senang kalau dapat sms seperti ini :
"malam, mau ngucapin TQ kuenya bagus n enak banget, tdk salah pilih dan pantas direkomendasikan ke teman teman :) mama Grace"

Ini Pocoyo nya Dafina, (http://danisafina.blogspot.com/2007/05/happy-pocoyo-birthday-dhafina.html) setelah dapat pesanan kue ini barulah aku mulai nonton Pocoyo, ternyata lucu juga ya, hihi...
Ini pesanan Nuning di Vienna, pelanggan ku yang paliiing setia dan baik hati. Pesan hadiah untuk Wedding. Sudah dapat ide hasil bolak balik koleksi buku decorating, tapi ternyata susah juga. Soalnya ternyata aku terhitung sangat jarang membuat bebungaan, jadi hasilnya ancurrrr..Practise make perfect, ceritanya menghibur diri nih hehehe. Sambil bertekad dalam hati, harus rajin latihan membuat taman bunga. Niat tinggal niat, sebagai "juragan edible" bebungaan kan lebih enak diprint diatas edible, bisa sekalian butterfly nya lagi, hehehe..ngeles.com
Wednesday, February 02, 2011
1st Birthday Cake - No Gulgar



Sebagai ibu seorang bayi yang mencoba hidup sehat, aku juga menerapkan aturan no gulgar (gula dan garam) sampai Michael berumur 1 tahun. Bahkan setelah lewat 1 tahun, pemberian garam pun sangat dibatasi, gula begitu juga.
Hasilnya, Michael doyan segala macam makanan, sayuran dan buah juga. Plus lebih sehat tentunya, karena garam membebani ginjal mungilnya, sedangkan gula tidak ada kegunaan nya (kecuali gula alami dari buah).
Jadi waktu ada seseorang yang bertanya bisakan membuat special cake untuk ulang tahun pertama ? No gula, garam, pengawet, MSG begitu requestnya. Jawaban nya sudah pasti : BISAAAA....
Pengawet dan MSG, sudah pasti tidak pakai. All fresh here.
Garam, tentu tidak pakai.
Gula..? nah ini yang berat..
karena pakemnya kue tentu perlu gula untuk mengembangkan nya. Beberapa kali coba healthy cake, seperti cake wortel, cake labu, cake ubi...duh aku kurang cocok dengan taste nya.
Selalu berkesan berat, seret, bikin cepat kenyang. One piece is more than enough hahaha..
Beda banget dengan style cake kesukaanku yang lembut, ringan, moist, spongy.
Akhirnya eksperimen membuat cake tanpa gula berhasil.
Komponen gula aku ganti dengan Jus Apel. Decor cake, pilihan nya hanya Whip Cream yang bertekstur seperti ice cream, atau ganache coklat. (dengan catatan anaknya tidak alergi coklat ya).
Dari mulut ke mulut, via member milis mpasirumahan (dimana aku juga membernya), lama lama cukup sering juga aku menerima pesanan cake special ini, dengan respon yang cukup memuaskan.
Ini sebagian fotonya, beserta testimoni pemesan.
mbak Vita...
makasih kuenya yah..
Aldo mknnya byk bgt ampe double slices..
n aki-nini opa-oma nya pd heran bisa ada kue yg gak pake gula tp tetap enak.. hehehe..
( Marlene Rael)
Mbak Vita, kuenya enak sekaliii! kuenya lembut banget, suamiku bilang ini kue terlembut yang pernah dia makan. Cream nya juga pas manisnya. Gayle doyan, dia mau makan beberapa slice.
(Mama Gayle)
Cake nya enak dan dekornya bagus, temen temen aku bilang enak. Good job mbak. (Ryana)
Ahh, jadi pede sekarang jualan cake tanpa gula. Tadinya agak ragu ragu, aduh kalau cake tanpa gula apa enak ya..
Kelemahan nya cake special ini, karena decornya hanya bisa dengan Whip Cream, penyimpanan nya selalu harus di kulkas. Decornya juga tidak bisa warna warni terlalu meriah seperti cake umumnya.
Bandingkan dengan 1st year cake normal yang meriah ini :
Monday, February 23, 2009
Flower Pot Cake

Mumpung lagi datang rajin nya, sekalian aja posting borongan.
Iya nih, sejak hamil (now 21 weeks) jadi agak males blogging, apalagi MP. Aneh ya ngidam nya ? hehe..kecuali ngidam gurilem dulu (yang langsung dikirim satu kardus dari Nia-Bandung), bisa dibilang aku nggak kepengen apa apa. Mabok..engga, malahan makin semangat bikin kue karena tiba tiba jadi sukaaaa banget sama bau harum kue kue yang sedang dipanggang.
Tiba tiba aku menyadari bahwa kue kue buatan ku emang enaaaak (haiyah..selama ini aku udah nggak doyan kue bow) hihi...
Jadi maaf ya, kalau posting di blog jadi nggak beraturan, mana aja yang lagi pengen diceritain, itu yang diposting. Padahal akhir akhir ini aku banyak sekali bikin kue yang aneh dan unik.
Salah satunya yang ini.
Ini kue pesanan Pak Eko, untuk Mbak Retno istrinya yang senang bertanam.
Terus terang, kalau Pak Eko order aku langsung deg degan, soalnya Pak Eko over-estimate kemampuan ku sebagai bakul kue amatir yang masih harus banyak belajar, seringnya pesan novelty cake. Tapi sebagai bakul kuwe yang suka tantangan dan pantang mengatakan "tidak bisa" (kecuali kepepet), yah aku terima saja pesanan nya, tentunya dengan catatan aku bilang bahwa aku belum pernah membuat yang seperti itu, but I'll do my best.
(Pak Eko ini juga yang pertama memesan dan memberi ide Castle Cake, sampai akhirnya sekarang entah udah berapa kali aku membuatnya).
Ide cake ini adalah satu pot besar bunga, yang dikelilingi 5 tanaman muda yang masih di dalam polybag.
Dalam membuat pot besarnya, aku menghadapi dilema. Yang umum untuk cake yang di carving untuk dibentuk, akan menggunakan cake yang padat sebagai base nya. Tapi aku nggak suka cake seperti itu. Khas Dapur Vita adalah cake lembut yang lumer di lidah, dan sebagai konsekuensi nya bentuknya kurang kokoh.
Keindahan dan rasa tidak bisa sejalan rupanya.
Akhirnya aku memilih tetap menggunakan cake lembut (choco velvet) dengan tanahnya berupa ganache coklat dan serutan coklat yang pura pura nya adalah serbuk kayu.
Polybag nya terbuat dari coklat sheet. Hmm kebayang deh ini kue pasti nyoklat banget.
Sayang pot nya teteb nggak bisa kokoh menjulang tinggi meskipun sudah pakai 4 layer cake.
Thursday, June 28, 2007
Do What You Love, Love What You Do
Kalau mengenang masa lalu, rasanya nggak percaya aku bisa kecemplung jadi Birthday Cake Decorator(jiee...keren yaks..padahal itu mah nama laen dari bakul kuwe..)Lha dulu, untuk membuat sebuah cake sederhana saja, aku perlu berkali kali telpon Nenek (ibu
mertuaku). Mungkin mahalan ongkos telpon interlokal jakarta-Sukabumi dibanding harga kuenya
hehe..
Tapi secara dari dulu emang aku sukaaa banget mengamati kue pengantin, kue ulang tahun dan aneka
cake berhias lain nya, nggak heran aku jadi kecanduan membuat Birthday Cake. Makanya biar tengah
malam buta, atau menjelang subuh, kalau sudah tiba waktunya mendecor cake, segala rasa ngantuk
langsung lenyap. Bener bener deh aku bisa asyik mendandani cake cake itu sampai lupa waktu.Gitu juga kalau lagi mengerjakan editing edible photo. Maunya se-perfect mungkin, biar kalau
sudah jadi cake bisa se cantik mungkin...coz I love what I do..(pepatah basi tapi bener hehe..)
Sampai lupa mau upload berita di indosiar.com. Sudah bulan lalu padahaltepatnya bukan lupa, tapi malu...merasa belum apa-apa dan belum pantas.Tapi ya nggak papa deh, koq ya hobby iseng iseng pemuas jiwa ini, ada juga yang meng-appreciate
Cerita lengkapnya ada di http://news.indosiar.com/news_read.htm?id=61632
Monday, February 25, 2008
Seleb Google
Yup...julukan lucu itu diberikan oleh jeng Devita, dan sempat membuatku geli banget. Orang mah seleb kabel, seleb media, ini koq seleb google.Tapi emang sih kalau search di Google, dengan keywords yang menyerempet nyerempet kue ulang tahun anak, apalagi kalo pakai kata edible photo, memang blog ku ini akan muncul di halaman pertama. Sebagian besar customer ku pun berasal dari google.
Apa enaknya jadi seleb Google ? berkah yang paling terutama adalah aku jadi punya banyak banget temen dimana mana, yang tadinya pemesan edible image, atau pemesan cake, atau sekedar teman chatting konsultasi soal pembuatan kue. Misalnya jeng Eka ini, yang tadinya pemesan edible image dan temen chatting, eh belakangan malahan nemenin kalap belanja bahan kue dan ngiter ngiter di Surabaya.
Padahal aku memulai bisnis edible image dan birthday cake ini bener bener by accident, secara dulunya terkenal kagak bisa masak, hehehe...(pernah dimuat di Indosiar.com), dan benar benar berawal dari hobby (Do what You Love, Love what you do)
Minggu lalu ketemu dengan seorang teman kuliah saat lagi "mengukur panjang Mall" alias cuci mata. Ngobrol ngobrol sambil ngopi, bertukar kartu nama. Dia heran melihat kartu namaku yang tidak lagi bertitel suatu perusahaan. Secara jaman bahuela aku duluan menyandang titel "manager" dibandingkan teman teman seangkatan. Nggak pengen ngantor lagi ? katanya...Hehehe...gue aneh ya kalo ndak pengen ngantor lagi ?
Yah begitulah problem klasik para ibu. Pada suatu titik harus memilih, anak anak tercinta yang masa depan nya harus kita rajut, dengan tanggung jawab penuh kepada Yang di Atas, atau karir. Salut untuk para wanita karir yang bisa menjalankan kedua peran itu bersamaan dengan hasil yang sama sama baik. Kadang dalam hati kecil sering timbul keinginan untuk kembali bekerja di kantor. Apalagi kalau melihat berbagai sertifikat yang nganggur di pojokan lemari, ada license Fund Manager yang seorang teman sudah 8 kali (yup bener 8 kali, bukan salah ketik) ujian dan belum lulus juga, plus segepok sertifikat laen yang cukup susah payah didapet nya.
Yang paling keras menentang keinginan kembali bekerja adalah kedua anakku, berikutnya, mama.Untuk urusan ini mama keras banget. Kamu kerja untuk apa ? cari uang. Cari uang untuk apa ? untuk kebahagiaan anak anak. Nah sekarang dengan kamu bekerja dari rumah, dapat uang sama dengan gaji (salah ma...lebih besar malahan hihi..), anak anak juga terurus dan bahagia. Trus apa lagi..?
langsung lemes deh...secara implisit udah ndak mungkin lagi import nenek-sitter dari Sukabumi seperti yang sering aku lakukan saat masih ngantor dulu, dan tiba tiba anak anak sakit, atau asisten mendadak minta ijin pulang dengan sejuta alesan, sementara aku harus ke luar kota atau sedang dikejar deadline. Masih trauma juga saat dapet BS yang galak meskipun dari yayasan terkenal dan gajinya juga gede banget.Ya, memang eyang sudah mulai tua, tidak bisa lagi bolak balik Jakarta Sukabumi seperti saat muda dulu. Thank you banget ya Ma...love you so much.
Yang sering bikin kangen saat-saat ngantor adalah, bisa ke Sojong saat makan siang, ke Mall setiap hari, curi curi waktu kerja buat ngerumpi atau kabur ke Club Store makan dim sum sore sore, hihihihi...seandainya mantan boss boss ku dulu tau kelakuan para anak buahnya.
Aku ditantang oleh seorang teman di TDA untuk membuat resolusi di tahun 2008, bukan ingin bekerja di kantor, tapi membuat usaha dan memberi lapangan pekerjaan pada banyak orang. Banyak banget orang orang di sekitarku yang begitu sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Masih terbayang wajah sumringah para karyawan dan asisten part time ku saat tahun lalu aku bisa memberikan THR dan bonus yang "lumayan besar". Duh semoga tahun ini bisa lebih besar ya...Aku tuliskan resolusi itu disini, doakan ya....katanya impian adalah doa, itu kata Law of Attraction yang sekarang sedang seneng banget aku baca.
Emang enak ya jadi pengacara (pengangguran banyak acara) ? Jelas enak donk...hehehe. Kenikmatan yang terutama adalah sangat jarang bersentuhan dengan kemacetan Jakarta. Karena bisa memilih waktu kapan harus "turun kota".
Kenikmatan berikutnya adalah waktu dengan anak agak banyak.Pada awal menjadi pengacara, waktu untuk diri sendiri juga banyak banget. Dengan kalap jadi juru ukur Mall, ikut aneka kursus, piano, mandarin, yoga, pilates. Tapi cuma bertahan 6 bulan. Saat bisnis iseng iseng ku mulai jadi serius, malahan aku sering kekurangan waktu. Kursus kursus berhenti satu demi satu, kecuali kursus dan training accidental yang berhubungan dengan bisnisku. Tapi secara bisnisku ada 3, Edible Photo Printing, Cake dan Saham, jadi kursusnya pun banyak. Mulai dari desain webstore, advanced Photo Editing, Teknikal Analysis (saham), Metastock, sampai acara kumpul kumpul dengan teman-teman milis. Si Papa sampe geleng geleng melihat kalenderku yang sudah terisi sampai 2 bulan kedepan, hihihi...peace Pa...
Mbak Yani, karyawan senior di salah satu TBK langgananku, minggu lalu menyapa.
"Bu Vita udah maju ya usahanya ?"
"ahh enggak, biasa aja, ini khan tukang kue baru belajar"
"Dulu kalo belanja soft cream dan gula butter cream, paling banyak sekilo. Lha sekarang belanjanya masing masing dua doos @15 kilo"
buset...si Mbak Yani segitu perhatian nya, secara aku aja nggak ngeh. hihi..tapi bener juga. Dulu belanja ke TBK cukup dengan seratus dua ratus ribu rupiah. Sekarang udah ngak bisa pakai duit lagi, kudu pakai CC saking banyak jumlahnya.
Terimakasih ya Tuhan untuk semua kemudahan yang aku peroleh, semua perkembangan dalam usahaku yang samasekali tidak terbayangkan. Terimakasih ya Allah...Semoga usahaku bisa menjadi jalan rejeki untuk semakin banyak orang di sekitarku, para asisten, supir, supir taksi, tukang ojek, kurir, semoga...amiiiin...
cerita cukup sampai disini, silahkan menikmati gambar cake cake. Hmmm.....gambar mana yang mau diposting ya ? saking terlalu heboh dengan pembuatan cake, sampai nggak sempat posting.
Cake diatas adalah pesanan Hany, pelanggan setia, mulai dari ulang tahun anak pertama, kedua, ketiga, one month baby, ultah mertua. Kali ini ulang tahun Cacha dan Ariya digabung. Ingin satu cake yang besar (40x60 cm) dan enak (tentu donk..). Tapi berhubung bintang nya kali ini adalah ulang tahun Cacha yang pertama, maka pesan nya porsi Princess lebih besar daripada Power Ranger. Dan dominan warna pink. Saat pengantaran kue di Hokben CGM, sedang soft launching dengan mengundang sejumlah artis sinetron. Sedangkan lokasi Hokben di Lantai 3. Mall hari itu luar biasa ruameeee. Kebayang kan, kita berdua ngegotong kue sebesar itu dan jadi tontonan orang se Mall (hiperbola dikiit). Malahan ada yang mengikuti sampai ke Hokben, khusus untuk meminta kartu nama.
Nyempil juga foto kedua buah hatiku, banyak yang pada pengen tau, wujudnya anak bakul kuwe kaya apa ? hihi...pastilah gendut gendut. Asal jangan ibunya yang ikut gendut.

Sunday, October 30, 2011
Thematic Cake
Halo..halo..halo...
Apa kabar dunia....
Aku sehat sehat disini... cuma agak jungkir balik aja (eeh siapa yang nanya..?) hehe
Ternyata menjadi emak gurita yang lari lari antara dapur, komputer, sekolahan anak dengan sejuta les dan ekskul nya, plus ngangon toddler yang lagi super duper aktif memang nggak mudah ya.
Atau....it's just a matter of poor time management ?
Belakangan ini banyak yang order thematic cake atau cupcake. Memang lucu lucu dan sangat customized. Tukang kuenya juga seneng sekali mengerjakan nya. Kalau sudah ndeprok di tumpukan fondant, lupa waktu. Sampai tiba tiba terdengar suara pak Satpam memukul tiang listrik. Satu...dua...tiga.... What ?? Jam tiga ? hihihihi..parah.
Ini beberapa thematic cake yang dibuat akhir akhir ini.
Sisanya sabar ya.....cari waktu untuk mindahin dari kamera plus editing nya.
(GrandMa Cake)
(Fashionista Cake)
(Mountain Bike Cake)

Cake terakhir ini, membuat haru dan iri. Karena diperuntuk kan untuk Uwa Juju, Kitchen helper alias ART nya Yuni yang sudah 10 tahun bekerja di rumahnya.
Hari gini...cari asisten yang tahan 10 tahun, mungkin harus cari di musium ya hehe...
Apa kabar dunia....
Aku sehat sehat disini... cuma agak jungkir balik aja (eeh siapa yang nanya..?) hehe
Ternyata menjadi emak gurita yang lari lari antara dapur, komputer, sekolahan anak dengan sejuta les dan ekskul nya, plus ngangon toddler yang lagi super duper aktif memang nggak mudah ya.
Atau....it's just a matter of poor time management ?
Belakangan ini banyak yang order thematic cake atau cupcake. Memang lucu lucu dan sangat customized. Tukang kuenya juga seneng sekali mengerjakan nya. Kalau sudah ndeprok di tumpukan fondant, lupa waktu. Sampai tiba tiba terdengar suara pak Satpam memukul tiang listrik. Satu...dua...tiga.... What ?? Jam tiga ? hihihihi..parah.
Ini beberapa thematic cake yang dibuat akhir akhir ini.
Sisanya sabar ya.....cari waktu untuk mindahin dari kamera plus editing nya.
(GrandMa Cake)Seneng banget waktu dapat pesanan cake ini dari Jeng Sharah. Deskripsi tentang eyang nya, yang masih pakai kebaya, sanggul dengan rambut hitam dicat, jarik lengkap dengan selendangnya, sama persis dengan Simbah ku. Sehingga aku membuat cake ini sambil ingatan melayang pada nenek ku nun jauh disana. Kebaya model kuthubaru, plus kain di pinggang sebagai dalaman kebaya sekaligus pengikat jarik nya. Sehat sehat selalu ya Eyang Oet, juga simbahku. Umur 92 tahun lho...dan masih sehat. Benar benar karunia Tuhan
(Fashionista Cake)Cake pesanan Diana, dengan thema "Pasrah"
Lhooo...aku jadi bingung kan. Karena Diana ini orangnya modis dan mandiri, aku tawarkan fashionista cake dan akhirnya diskusi berkembang dengan favourit things nya Diana.
Ada yang komen lucu ketika aku posting di BB group.
"Aduh itu cewek cantik naik mercy koq punya piaraan kambing"
Ahhh Shaun the sheep...kamu memikat banyak orang, tua muda besar kecil, termasuk seisi rumahku.
Lhooo...aku jadi bingung kan. Karena Diana ini orangnya modis dan mandiri, aku tawarkan fashionista cake dan akhirnya diskusi berkembang dengan favourit things nya Diana.
Ada yang komen lucu ketika aku posting di BB group.
"Aduh itu cewek cantik naik mercy koq punya piaraan kambing"
Ahhh Shaun the sheep...kamu memikat banyak orang, tua muda besar kecil, termasuk seisi rumahku.
(Mountain Bike Cake)Mountain Bike ini, bikin nya susah lho. Berkali kali doyong, ambruk, ngulang lagi sampai akhir nya menemukan titik keseimbangan. Aku juga harus memikirkan konstruksi cake dengan cermat karena kue ini di delivery oleh kurir. Nggak lucu banget kalau rusak sesampai tujuan yang berarti harus kembali lagi ke rumahku untuk direnovasi.
Puji Tuhan, selamat sampai tujuan
Puji Tuhan, selamat sampai tujuan

Cake terakhir ini, membuat haru dan iri. Karena diperuntuk kan untuk Uwa Juju, Kitchen helper alias ART nya Yuni yang sudah 10 tahun bekerja di rumahnya.
Hari gini...cari asisten yang tahan 10 tahun, mungkin harus cari di musium ya hehe...
Monday, October 13, 2008
Balada Tukang Kue
Malam takbiran, kami bertiga masih setia menjadi penunggu Jakarta.
Secara asisten di rumah sudah bubar dan nyonya rumah masih terkena sindrom malas memasak (setelah lembur menyelesaikan lebaran order), maka kamipun sibuk hunting tempat makan yang masih buka.
Terdamparlah kami di depot surabaya, lumayan ada rujak cingur, tahu campur dkk.
Sambil menunggu pesanan kami, ada seorang ibu-ibu yang berbincang dengan istri pemilik depot itu. Si ibu rupanya tukang kue juga. Dia berkeluh kesah, bagaimana sulitnya jadi tukang kue harus begadang, bahkan di malam takbiran masih bikin kue. Bagaimana keluarga dan sanak saudaranya meremehkan profesinya sekarang dibandingkan waktu masih bekerja dulu.
Terakhir si ibu mulai sewot dan berkata enaknya jadi pegawai negri, cuti aja masih dapat uang cuti 1 juta. Sedangkan dia libur aja susah.
Aku dan suami senyum senyum mendengar pembicaraan itu. Sambil asik mengunyah rujak cingur. Karena depotnya kecil, lama lama si ibu mulai ngajak ngomong kami
"Iya kan mbak...paling enak itu memang jadi Pegawai Negeri"
haha...aku cuma senyum senyum aja, sambil bilang "ahh masa iya sihhh ?"
Tapi si ibu terus bercerita tentang enaknya jadi pegawai negeri dibandingkan jadi tukang kue, hingga lama lama aku gatel juga nanggapin.
Bu...saya kerja 10 tahun, jabatan terakhir Risk Manager sebuah BUMN besar, dan sampai saat resign, I'm just nobody.
(maksudnya nobody, yang kenal aku hanya teman kantor dan segelintir lingkungan kecil, sekalinya masuk TV sebagai peserta acara kuis dan bolak balik muncul di iklan kuis tersebut, sekantor langsung heboh dan keluar peraturan dilarang tampil di media huahaha...)
Kerja keras sekeras apapun rewardsnya cuma uang, bonus, naik pangkat...
But now, I owned my own beloved business. Kerja keras, begadang, rasanya nggak pernah masyalaah untuk ku. I got the rewards. Punya temen dan customer seantero dunia (rada hiperbola sih), berkali kali masuk TV dan media (dasar narsis, huahaha). Money ? ya jelas lah... Dan terutama kebebasan waktu. Asyik bukan ?
Setelah si ibu selesai makan dan pulang, aku bertanya pada pemilik depot. Rupanya si ibu adalah pemilik toko kue di sebelah, sebuah bakery yang lumayan, nggak kecil nggak besar.
Ya ampun. Lha aku cuma tukang kuwe rumahan aja, amat sangat mencintai dan menghargai profesiku.
I'm so proud I'm a home baker, a Working at home Mom. Apalagi kalau sampai punya bakery. (duh udah pingin banget sih...apadaya tangan tak sampai).
Penghargaan dari customer customerku yang membuat aku semakin mencintai profesiku, contohnya saat membuat kue pesanan dari dr. Ivonne Istanto, customerku yang sangat baik hati di Semarang (gambar diatas). Dr Ivonne sudah beberapa kali order kue dari dapurnyaVita, untuk sahabatnya, untuk saudaranya di Jakarta. Dan di libur Lebaran kali ini sudah sangat penasaran ingin mencoba kue dari dapurnyaVita. Kebetulan Farand (putrinya yang cantik) berulang tahun di Jakarta. Ini adalah salah satu kue edisi terakhir Lebaran. Dibuat saat para
asisten sudah berubah menjadi putri di kampung halaman masing masing (Cinderella kaleee...). Jadi mulai dari menimbang bahan kue, sampai mencuci loyang dikerjakan oleh ibu direktur (hihihi...). Dasar hobby kali yee...aku tetap gembira ria saat mengerjakan bagian terberat dalam pembuatan kue, yaitu mencuci segunung perabotan lenong. Tambah senang lagi waktu membaca email dari dr Ivonne :
"Mbak Vita, thanx ya, kue ultahnya Farand enuaaakk.. banget. Bener2 lembut n nggak eneg, cake serasa lumer di lidah . Kebetulan keluarga suami ngumpul semua, n semua muji kuenya. Sebelumnya udah pernah 2x mesen cake ke tukang kue online juga, tapi mereka bilang ini yang paling enak.
He... he.. kapan2 mau nyobain rasa yang lain deh. Thanx ya"
Mbak Ivonne..thanks atas ordernya, thanks juga atas supportnya during our hard time. Semoga someday bisa ketemu ya.
Secara asisten di rumah sudah bubar dan nyonya rumah masih terkena sindrom malas memasak (setelah lembur menyelesaikan lebaran order), maka kamipun sibuk hunting tempat makan yang masih buka.
Terdamparlah kami di depot surabaya, lumayan ada rujak cingur, tahu campur dkk.
Sambil menunggu pesanan kami, ada seorang ibu-ibu yang berbincang dengan istri pemilik depot itu. Si ibu rupanya tukang kue juga. Dia berkeluh kesah, bagaimana sulitnya jadi tukang kue harus begadang, bahkan di malam takbiran masih bikin kue. Bagaimana keluarga dan sanak saudaranya meremehkan profesinya sekarang dibandingkan waktu masih bekerja dulu.
Terakhir si ibu mulai sewot dan berkata enaknya jadi pegawai negri, cuti aja masih dapat uang cuti 1 juta. Sedangkan dia libur aja susah.
Aku dan suami senyum senyum mendengar pembicaraan itu. Sambil asik mengunyah rujak cingur. Karena depotnya kecil, lama lama si ibu mulai ngajak ngomong kami
"Iya kan mbak...paling enak itu memang jadi Pegawai Negeri"
haha...aku cuma senyum senyum aja, sambil bilang "ahh masa iya sihhh ?"
Tapi si ibu terus bercerita tentang enaknya jadi pegawai negeri dibandingkan jadi tukang kue, hingga lama lama aku gatel juga nanggapin.
Bu...saya kerja 10 tahun, jabatan terakhir Risk Manager sebuah BUMN besar, dan sampai saat resign, I'm just nobody.
(maksudnya nobody, yang kenal aku hanya teman kantor dan segelintir lingkungan kecil, sekalinya masuk TV sebagai peserta acara kuis dan bolak balik muncul di iklan kuis tersebut, sekantor langsung heboh dan keluar peraturan dilarang tampil di media huahaha...)
Kerja keras sekeras apapun rewardsnya cuma uang, bonus, naik pangkat...
But now, I owned my own beloved business. Kerja keras, begadang, rasanya nggak pernah masyalaah untuk ku. I got the rewards. Punya temen dan customer seantero dunia (rada hiperbola sih), berkali kali masuk TV dan media (dasar narsis, huahaha). Money ? ya jelas lah... Dan terutama kebebasan waktu. Asyik bukan ?
Setelah si ibu selesai makan dan pulang, aku bertanya pada pemilik depot. Rupanya si ibu adalah pemilik toko kue di sebelah, sebuah bakery yang lumayan, nggak kecil nggak besar.
Ya ampun. Lha aku cuma tukang kuwe rumahan aja, amat sangat mencintai dan menghargai profesiku.
I'm so proud I'm a home baker, a Working at home Mom. Apalagi kalau sampai punya bakery. (duh udah pingin banget sih...apadaya tangan tak sampai).
Penghargaan dari customer customerku yang membuat aku semakin mencintai profesiku, contohnya saat membuat kue pesanan dari dr. Ivonne Istanto, customerku yang sangat baik hati di Semarang (gambar diatas). Dr Ivonne sudah beberapa kali order kue dari dapurnyaVita, untuk sahabatnya, untuk saudaranya di Jakarta. Dan di libur Lebaran kali ini sudah sangat penasaran ingin mencoba kue dari dapurnyaVita. Kebetulan Farand (putrinya yang cantik) berulang tahun di Jakarta. Ini adalah salah satu kue edisi terakhir Lebaran. Dibuat saat para
asisten sudah berubah menjadi putri di kampung halaman masing masing (Cinderella kaleee...). Jadi mulai dari menimbang bahan kue, sampai mencuci loyang dikerjakan oleh ibu direktur (hihihi...). Dasar hobby kali yee...aku tetap gembira ria saat mengerjakan bagian terberat dalam pembuatan kue, yaitu mencuci segunung perabotan lenong. Tambah senang lagi waktu membaca email dari dr Ivonne :
"Mbak Vita, thanx ya, kue ultahnya Farand enuaaakk.. banget. Bener2 lembut n nggak eneg, cake serasa lumer di lidah . Kebetulan keluarga suami ngumpul semua, n semua muji kuenya. Sebelumnya udah pernah 2x mesen cake ke tukang kue online juga, tapi mereka bilang ini yang paling enak.
He... he.. kapan2 mau nyobain rasa yang lain deh. Thanx ya"
Mbak Ivonne..thanks atas ordernya, thanks juga atas supportnya during our hard time. Semoga someday bisa ketemu ya.
Thursday, April 02, 2015
Dapur Vita on RTV - Ping Me
Sebenarnya sudah lewat penayangan nya, tapi baru sempat di posting sekarang, sekalian untuk dokumentasi.
Berkali kali mendapat kehormatan untuk tampil di Televisi membuat saya sudah semakin terbiasa dengan ritme kerja Industri kreatif yang serba mepet, kilat, dan mendadak.
Biasanya untuk tampil dalam suatu acara di televisi, kita diberi waktu paling 3 hari untuk siap siap.
Kebayang deh grabak grubuk nya...
Tapi selalu seruuu...
Begitu pula saat diundang untuk tampil di RTV ini.
Persiapan yang mendadak, hari syuting yang berbarengan dengan jadwal pengambilan raport, dan lalulintas yang macet luar biasa membuat saya nyaris telat
Haduch jantungan....
Bisa juga tonton rekaman nya disini ya
Dapur Vita dimulai di menit ke 30 an.
Ping Me- RTV
Berkali kali mendapat kehormatan untuk tampil di Televisi membuat saya sudah semakin terbiasa dengan ritme kerja Industri kreatif yang serba mepet, kilat, dan mendadak.
Biasanya untuk tampil dalam suatu acara di televisi, kita diberi waktu paling 3 hari untuk siap siap.
Kebayang deh grabak grubuk nya...
Tapi selalu seruuu...
Begitu pula saat diundang untuk tampil di RTV ini.
Persiapan yang mendadak, hari syuting yang berbarengan dengan jadwal pengambilan raport, dan lalulintas yang macet luar biasa membuat saya nyaris telat
Haduch jantungan....
Bisa juga tonton rekaman nya disini ya
Dapur Vita dimulai di menit ke 30 an.
Ping Me- RTV
Monday, April 27, 2009
Thomas The Train

Kebetulan ada yang minta contoh cake Thomas The Train, wah sekalian aja di posting disini.
Seingatku udah entah berapa puluh kali aku membuat cake dengan thema Thomas.
Mulai yang simple tapi elegant, yang meriah, sampai yang futuristik maksudnya themanya bener bener tak terbayang, ada Thomas, Pesawat Terbang dan orang berenang. Pusing tukang kuenya, hehe..
Silahkan dinikmati...silahkan order juga.
Yang pakai mainan nggak bisa order mepet yaaaa....






Labels: Cake for Boy
Tuesday, May 06, 2008
menjelang 40 hari kepergian ben
Hari masih berlalu dengan sama.
Matahari masih terbit pada waktu yang sama dengan keceriaan pagi hari yang sama.
Namun semuanya terasa berubah bagi kami, sejak Ben tiada.
Keluarga kelinci yang bahagia...begitu Pa selalu menyebut keluarga kami dulu.
ahh..sudahlah, mengenang yang lalu lalu selalu membuat mata basah tak berkesudahan.
Kenangan akan Ben, selalu merupakan kenangan yang penuh keceriaan.
Kegembiraan, semangat pantang menyerah, adalah sesuatu yang sangat banyak aku dapatkan dari Ben.
Sejak hamil, dilahirkan, sampai masa kanak kanaknya, Ben adalah anak yang sangat tidak pernah merepotkan kami. (Kenangan terindah saat melahirkan Ben, hanya 30 menit di RS Ben sudah lahir, sama sekali tanpa susah).
Bahkan sampai saat berpulangnya.
Saat Ben tiada, aku benar benar shock dan tidak bisa berpikir. Baru pertama seumur hidupku, aku tidak tau apa yang harus aku kerjakan. Biasanya hidupku selalu terencana. Plan A, kalau meleset ada plan B, Plan C dst.
Saat itu aku betul betul tidak tahu dan tidak peduli apa yang harus aku kerjakan.
Beruntung begitu banyak orang yang sayang pada Ben, sahabat sahabat dari Lingkungan Maria
Mediatrix dimana dulu aku menjadi bendahara selama bertahun tahun, sahabat sahabat milis, teman teman kantor Pa, dan tentunya para tetangga.
Mereka semua yang mengurusi sejak dari persiapan keberangkatan, pengurusan pemakaman, acara di rumah dan semuanya.
Sungguh kaget melihat bahwa semua sudah rapi, entah siapa yang mengurusi.
Terimakasih sahabat..
(cerita lucu dibalik duka, beberapa teman bercerita bahwa mereka mengadakan kopdar dadakan di rumahku, ada yang bertemu mantan boss nya, ada yang bertemu fotomodel idola nya saat remaja, bahkan teman teman kuliah melanjutkan dengan reuni dadakan sepulang dari rumahku)
Dalam kedukaan yang mendalam karena kehilangan Ben, aku menemukan banyak sekali sahabat.
Sejak Ben di RS, begitu banyak sahabat yang menguatkan dengan kunjungan dan doanya.Aku tak pernah merasa sendiri dan kesepian karena setiap saat pasti saja ada sahabat yang berkunjung.Mendampingiku saat aku begitu gemetaran berada di ICU, karena melihat begitu banyak peralatan yang tersambung di tubuh anakku dengan bunyi bunyi yang menyeramkan, namun aku HARUS mendampingi anakku.
(Aku melihat begitu banyak keluarga pasien lain yang menanggung kesedihan dan kebingungan seorang diri. Ingin menghibur, tapi aku sendiri sedang sangat "berbeban berat")
Sampai hari ini pun demikian.Begitu banyak sahabat yang menghibur dengan berbagai cara yang unik. Mulai dari telpon, kiriman novel humor, sampai yang nge-gabrukin kerjaan.
Hari ini menjelang 40 hari Ben esok...betapa cepat waktu berlalu.Saat kami sibuk menyiapkan acara esok, memasak menyiapkan souvenir dll..tak dapat dielakkan aku selalu teringat akan ulang tahun Ben. Perayaan ulang tahun yang sedianya diadakan tgl 31 Maret di
sekolah.
Betapa Ben benar benar anak yang sangat baik dan mengerti. Sebetulnya dia minta ulang tahunnya dirayakan di rumah. Namun saat aku memberi pengertian bahwa tahun ini Ben masuk SD dan karena Ben ingin sekolah di sekolah yang bagus, makanya biayanya mahal. Ulang tahun di rumah khan nggak bisa "ala kadarnya", jadi di sekolah saja ya, bareng teman teman tgl 31. Nanti mama buatkan kue Naruto yang paling bagus
dan aku masih ingat betul ucapan Ben "Ooo...iya deh nggak papa di sekolah aja"
Jadi pada hari ulang tahun nya, 6 Maret, Ben hanya minta dibuatkan cupcake yang akan dibagi kepada teman teman bermain nya. So simple....benar benar anak baik.
Seorang sahabat menghiburku, katanya : Kepergian Ben adalah pada waktu yang sangat baik.Rekan rekan muslim pada saat itu sedang melaksanakan sholat Jumat. Pintu surga saat itu sedang terbuka.
Ben...mama yakin kamu sudah bahagia di surga.Tiada kebahagiaan yang lebih besar bagi seorang ibu kecuali melihat anaknya bahagia
(tapi kenapa ya, rasa sedih itu nggak hilang hilang ?)
-jeda sejenak menyusut deraian air mata yang tak tertahan-
tampaknya aku benar benar harus sangat sibuk untuk melupakan kesedihan ini.
Try to find a job (again), semoga masih "laku"
Matahari masih terbit pada waktu yang sama dengan keceriaan pagi hari yang sama.
Namun semuanya terasa berubah bagi kami, sejak Ben tiada.
Keluarga kelinci yang bahagia...begitu Pa selalu menyebut keluarga kami dulu.
ahh..sudahlah, mengenang yang lalu lalu selalu membuat mata basah tak berkesudahan.
Kenangan akan Ben, selalu merupakan kenangan yang penuh keceriaan.
Kegembiraan, semangat pantang menyerah, adalah sesuatu yang sangat banyak aku dapatkan dari Ben.
Sejak hamil, dilahirkan, sampai masa kanak kanaknya, Ben adalah anak yang sangat tidak pernah merepotkan kami. (Kenangan terindah saat melahirkan Ben, hanya 30 menit di RS Ben sudah lahir, sama sekali tanpa susah).
Bahkan sampai saat berpulangnya.
Saat Ben tiada, aku benar benar shock dan tidak bisa berpikir. Baru pertama seumur hidupku, aku tidak tau apa yang harus aku kerjakan. Biasanya hidupku selalu terencana. Plan A, kalau meleset ada plan B, Plan C dst.
Saat itu aku betul betul tidak tahu dan tidak peduli apa yang harus aku kerjakan.
Beruntung begitu banyak orang yang sayang pada Ben, sahabat sahabat dari Lingkungan Maria
Mediatrix dimana dulu aku menjadi bendahara selama bertahun tahun, sahabat sahabat milis, teman teman kantor Pa, dan tentunya para tetangga.
Mereka semua yang mengurusi sejak dari persiapan keberangkatan, pengurusan pemakaman, acara di rumah dan semuanya.
Sungguh kaget melihat bahwa semua sudah rapi, entah siapa yang mengurusi.
Terimakasih sahabat..
(cerita lucu dibalik duka, beberapa teman bercerita bahwa mereka mengadakan kopdar dadakan di rumahku, ada yang bertemu mantan boss nya, ada yang bertemu fotomodel idola nya saat remaja, bahkan teman teman kuliah melanjutkan dengan reuni dadakan sepulang dari rumahku)
Dalam kedukaan yang mendalam karena kehilangan Ben, aku menemukan banyak sekali sahabat.
Sejak Ben di RS, begitu banyak sahabat yang menguatkan dengan kunjungan dan doanya.Aku tak pernah merasa sendiri dan kesepian karena setiap saat pasti saja ada sahabat yang berkunjung.Mendampingiku saat aku begitu gemetaran berada di ICU, karena melihat begitu banyak peralatan yang tersambung di tubuh anakku dengan bunyi bunyi yang menyeramkan, namun aku HARUS mendampingi anakku.
(Aku melihat begitu banyak keluarga pasien lain yang menanggung kesedihan dan kebingungan seorang diri. Ingin menghibur, tapi aku sendiri sedang sangat "berbeban berat")
Sampai hari ini pun demikian.Begitu banyak sahabat yang menghibur dengan berbagai cara yang unik. Mulai dari telpon, kiriman novel humor, sampai yang nge-gabrukin kerjaan.
Hari ini menjelang 40 hari Ben esok...betapa cepat waktu berlalu.Saat kami sibuk menyiapkan acara esok, memasak menyiapkan souvenir dll..tak dapat dielakkan aku selalu teringat akan ulang tahun Ben. Perayaan ulang tahun yang sedianya diadakan tgl 31 Maret di
sekolah.
Betapa Ben benar benar anak yang sangat baik dan mengerti. Sebetulnya dia minta ulang tahunnya dirayakan di rumah. Namun saat aku memberi pengertian bahwa tahun ini Ben masuk SD dan karena Ben ingin sekolah di sekolah yang bagus, makanya biayanya mahal. Ulang tahun di rumah khan nggak bisa "ala kadarnya", jadi di sekolah saja ya, bareng teman teman tgl 31. Nanti mama buatkan kue Naruto yang paling bagus
dan aku masih ingat betul ucapan Ben "Ooo...iya deh nggak papa di sekolah aja"
Jadi pada hari ulang tahun nya, 6 Maret, Ben hanya minta dibuatkan cupcake yang akan dibagi kepada teman teman bermain nya. So simple....benar benar anak baik.
Seorang sahabat menghiburku, katanya : Kepergian Ben adalah pada waktu yang sangat baik.Rekan rekan muslim pada saat itu sedang melaksanakan sholat Jumat. Pintu surga saat itu sedang terbuka.
Ben...mama yakin kamu sudah bahagia di surga.Tiada kebahagiaan yang lebih besar bagi seorang ibu kecuali melihat anaknya bahagia
(tapi kenapa ya, rasa sedih itu nggak hilang hilang ?)
-jeda sejenak menyusut deraian air mata yang tak tertahan-
tampaknya aku benar benar harus sangat sibuk untuk melupakan kesedihan ini.
Try to find a job (again), semoga masih "laku"
Friday, August 17, 2007
Musim Cookies
Seperti yang pernah aku ceritakan, sungguh aneh di dapurku ini ada musim musiman.Kalau satu jenis cake sedang laku, semuaaaa orang pesan itu, padahal para pemesan itu nggak
saling kenal loh, koq bisa ya ? hihi...Minggu ini adalah masanya cookies. Ya gimana enggak, cookies hias ini memang imut, dan yang lebih menggembirakan, karena nggak terlalu rentan seperti cake, jadi bisa dikirim by kurir.
saling kenal loh, koq bisa ya ? hihi...Minggu ini adalah masanya cookies. Ya gimana enggak, cookies hias ini memang imut, dan yang lebih menggembirakan, karena nggak terlalu rentan seperti cake, jadi bisa dikirim by kurir.
Papa yang happy kalo ini sih, hehe...karena nggak perlu dirayu rayu untuk delivery.
Pesanan di akhir minggu ini cukup membuat klenger, "hanya" 250 buah cookies plus beberapa
cake, antara lain pesanan mbak Vivi Liong Surabaya untuk hadiah teman nya yang menikah.Itupun masih ada beberapa order yang terpaksa ditolak karena bingung bagaimana menghandle nya.
Maaf banget yaa....
Termasuk juga pesanan special dari my beloved sis, miss no planning. Emang adek ku ini dari
dulu terkenal no planning, bisa berubah sewaktu waktu. Menjelang ultah pertama Misca yang lucu, aku sudah tanya, tanggal berapa mau dirayakan ? 18 agustus, pas long wiken.
Okeee...masih lama. Tiba tiba sehari sebelumnya rencana berubah, dan akan dirayakan tanggal
4 Agustus, gubrak....dapurku udah fully booked nih....Tapi mana tega sih sama keponakanku
tercinta semata wayang, meskipun gatel pengen ngejitak emaknya.
Seluruh pesanan selesai Jumat malam, eh tepatnya Sabtu subuh, jam 3 pagi.Sedangkan hari Sabtu itu aku harus ikut training KDT nya Junior-Trader Club, yang mana
lumayan mahal (dan yang terpenting) bayar sendiri euy..hiks...Untunglah materi dan pembawanya menarik, sehingga nggak sempat merasa ngantuk. Atau tepatnya
ya karena bayar sendiri itu kali yaa..jadi nggak mau rugi huehehehe....
dulu terkenal no planning, bisa berubah sewaktu waktu. Menjelang ultah pertama Misca yang lucu, aku sudah tanya, tanggal berapa mau dirayakan ? 18 agustus, pas long wiken.
Okeee...masih lama. Tiba tiba sehari sebelumnya rencana berubah, dan akan dirayakan tanggal
4 Agustus, gubrak....dapurku udah fully booked nih....Tapi mana tega sih sama keponakanku
tercinta semata wayang, meskipun gatel pengen ngejitak emaknya.
Seluruh pesanan selesai Jumat malam, eh tepatnya Sabtu subuh, jam 3 pagi.Sedangkan hari Sabtu itu aku harus ikut training KDT nya Junior-Trader Club, yang mana
lumayan mahal (dan yang terpenting) bayar sendiri euy..hiks...Untunglah materi dan pembawanya menarik, sehingga nggak sempat merasa ngantuk. Atau tepatnya
ya karena bayar sendiri itu kali yaa..jadi nggak mau rugi huehehehe....

Ini cookies pesanan Cinta Alexandria (bagus ya namanya...), dengan request warna kuning.Dan ini sms dari Cinta setelah menerima cookies itu yang dikirim by kurir."Mbak cookiesnya lucu lucu banget, jadi nggak rela dibagiin, pengen nya dikoleksi aja"
huahahahaha......
huahahahaha......
Ini cookies dan cake pesanan Ossy, untungnya kantor hubbynya Ossy dekat dengan kantor papa, jadilah jurus rayuan delivery bisa dikeluarkan.


Seneng banget baca comment Ossy di YM
ossykatharina: bu...thank you ya...kue n cookies nya enak...
ossykatharina: bu...thank you ya...kue n cookies nya enak...
ossykatharina: anak ku seneng banget, even dia lagi sakit, tapi begitu liat bob, matanya
langsung bersinar-sinar
langsung bersinar-sinar
ossykatharina: suamiku juga, yang biasanya suka ngritik2 kue, tapi begitu nyicip kue buatan
mu, dia bilang enak...
mu, dia bilang enak...
duuh...mana ada lagi rewards yang lebih menggembirakan buat bakul kuwe
to be continued....
Wednesday, August 27, 2008
Mengenang Inong si Ratu Dapur

Waktu memang berlalu bagaikan air. Tak terasa 2 tahun sudah kamu berbahagia, Nong.
Tidak seperti kami yang masih tinggal di dunia ini, memang masih harus menabung amal dan kebaikan.
Ingat pertama kali kita bertemu di dunia nyata ? Kopdar pertama milis Dunia-Ibu di Sarinah, Restoran Marinara. Sekitar awal tahun 2001.
Duh itu 7 tahun berselang ya ? serasa masih kemarin. Zidan dan Catherine baru beberapa bulan umurnya.
Sesudah itu kita makin sering bertemu di kopdarnya DI yang waktu itu tiap 2 bulan ya ?
Kamu yang meracuni ku untuk tertarik masak memasak. Meskipun, sungguh, waktu itu aku ikut berbagai kursus di rumahmu, bukan karena pengen pinter bikin kue, tapi cuma pengen kumpul kumpul dan ngegosip bareng. Kalau akhirnya jadi bisa bikin kue, yah itu sih efek samping. (read here)
Diam diam dalam hati, aku salut padamu Nong. Sarjana Arsitektur yang milih jadi WAHM, not just ordinary house-wife, karena kamu adalah business woman yang hebat, wanita serba bisa.
Semangat mu menulari aku Nong.
Ilmu terakhir yang aku dapat darimu, kursus lapis legit semi privat, bertiga dengan Riana dan Ana. Beberapa bulan sebelum kamu pindah ke Singapore.
Kamu pasti ketawa Nong, kalau tau sekarang aku terima pesanan lapis legit.
Secara waktu kursus dulu itu, aku yang paling banyak ngomel dan mengeluh waktu bikin lapisan nya. (Ingat iklan Tango ? "berapa lapis...? ratusaaaaan....!" itu yang kita ulang setiap menambah selapis adonan)
Terimakasih atas semua ilmunya. Terimakasih untuk persahabatan yang indah.
Aku sering ngerepotin kamu dengan minta aneka resep masakan dengan syarat "Yang gampang yaa..kalo bisa jangan pake ngulek bumbu"
Kamu sering ngerepotin aku dengan pesanan edible yang mendadak terus, haha impas deh.
Email email mu masih kusimpan Nong. Entah untuk apa, tapi memory dengan mu tak ingin kulupa.
Salah satunya tentang kacang genit a.ka kacang goyang yang aku bawa dari Manado khusus untukmu, lalu titip ke Yudhi, baru sampai ke Singapore. Dan kita mentertawakan panjang nya perjalanan sebutir kacang itu.
Sure, aku nggak akan lupa dengan mu. Beberapa peninggalanmu saat akan hijrah ke Singapore masih duduk manis di rumahku. Laci ceria warna warni, yang dulu jadi tempat aneka perlengkapan dapur di rumahmu, sekarang meneruskan tugasnya di rumahku, menyimpan aneka pernak pernik baking. Warna ceria, persis seperti kamu Nong.
Kamu pasti sedang tersenyum Nong. Melihat kami yang masih riweuh dengan semua urusan duniawi.
Kamu pasti tersenyum lebih lebar, bukumu sudah terbit Nong. Cita citamu semasa hidup terwujud sudah.
Bagus Nong bukunya. Apalagi buat ibu ibu pemales ga bisa masak kaya aku dulu, pas banget.
Satu cita citamu yang lain, bikin cakery, semoga kelak bisa diteruskan oleh Neng atau Syifa.
Titip anakku Ben ya Nong. Mengenangnya masih membuat luka di sudut hatiku berdarah lagi.
Semoga suatu hari kelak aku bisa mengenang Ben dengan senyum, sama seperti aku mengenangmu, Nong.
-teriring doa-
Program Upload Day "Cooking With Love" ini diselenggarakan oleh WeAreMommies Indonesia
Labels: [Cooking with Love]
Friday, October 12, 2007
Picture of the Month
Ini cake pesanan jeng Tanti untuk Helmi yang Cars-mania. Jeng Tanti ini teman aku di Bahana dulu. Secara lagi bulan puasa, pengen nya cake yang nggak magtegh seperti cake coklat. Dan pilihan jatuh pada heavenly strawberry. So far heavenly strawberry ini belum pernah mengecewakan para pemesan nya.
Lihat deh fotonya Helmi...doh imut bener dikelilingi tokoh tokoh film The Cars

Foto heboh yang diatas disertai email jeng Tanti sungguh membuat aku ketawa sampai sakit perut.
From: Tanti Hidayati
Dear Novi,
Ya ampuuuun tku bangeet ya kue nya bagus sekali…semua orang sampai terpana liat b’day cake nya Helmi.
Semua bilang “ Baguuus banget”…apalagi sepupu2nya Helmi semuanya langsung mengelilingi sang kue.
Helmi sendiri sampai tidak perduli sama kado buat dia, hanya kue yang dia perdulikan. Sampe pas abis buka puasa, dia udah bulak balik pengen kue tartnya.
Tapi krn kita semua masih sibuk ngurusin orang2 buka puasa..akhirnya kita cuekin, kita bilang “nanti ya helmi”….Eh tau2 dia kesel kali kelamaan nunggu kuenya dipotong, akhirnya dengan nekatnya dia langsung gigit kue tartnya langsung di atas meja, tanpa dipotong, sampai mulutnya belebotan…ini aku kirim fotonya ulah dia waktu makan kue langsung diatas meja.
Satu lagi yang mau aku bilang kuenya uenaaaaaak banget…..pokoknya sekarang aku udah gak pusing2 lagi kalo mau pesen tart kemana. Si lapis strawberry and vanillanya..buseeeet yummy banget….sampe lupa diet deh…gawat.
Oke segitu dulu ya sharing ku…yang jelas aku dan helmy happy banget, karena helmi sangat puas dengan kue tart ulang tahunnya..
Comment : biasanya anak anak yang sayang kuenya dipotong. Kali ini si ibu yang sayang mau motong kuenya, hehehehe...
Thursday, July 18, 2013
Lebaran dengan Lapis Legit, Price List 2013
Agak terlambat Dapur Vita launch Price List untuk Lapis Legit.
Tahun ini kenaikan BBM menjelang bulan Ramadhan membuat harga harga bahan kue yang secara alamiah memang naik saat menjelang Lebaran, jadi naik tak terkendali dan susah diprediksi.
Agak lama berpikir dan timbang timbang, akhirnya inilah price list Lapis Legit.
Silahkan dibawa untuk buah tangan yang Exclusive untuk kerabat saat 'mudik'
Hantaran yang mewah untuk relasi maupun keluarga.
Juga sajian yang lezat untuk diri sendiri (lho...? Iyalah...kita juga perlu dapat rewards kan...)
Pemesanan by email ke : owner.dapurvita@gmail.com
sms/whatsapp ke : 081513030415
pin BB 232e2050
Tahun ini kenaikan BBM menjelang bulan Ramadhan membuat harga harga bahan kue yang secara alamiah memang naik saat menjelang Lebaran, jadi naik tak terkendali dan susah diprediksi.
Agak lama berpikir dan timbang timbang, akhirnya inilah price list Lapis Legit.
Silahkan dibawa untuk buah tangan yang Exclusive untuk kerabat saat 'mudik'
Hantaran yang mewah untuk relasi maupun keluarga.
Juga sajian yang lezat untuk diri sendiri (lho...? Iyalah...kita juga perlu dapat rewards kan...)
Pemesanan by email ke : owner.dapurvita@gmail.com
sms/whatsapp ke : 081513030415
pin BB 232e2050
Thursday, May 14, 2009
Aurora Doll Cake
Dalam minggu ini rasanya banyakan mainan fondant.
Kali ini request temanya Princess Aurora. Aku yang nggak perhatian sama detail Aurora sampai bolak balik tanya sama Cath, Aurora itu bajunya berlengan atau model you can see ?
Dan konon menurut Cath, Aurora bajunya berlengan, hehehe....aku sih gelap. ga tau sama sekali. Cuma berbekal sekian banyak gambar saja dari internet, jadilah si Princess Aurora seperti ini.
Memang sih, membuat cake dengan cover fondant itu lebih "menguras tenaga".
No room for mistakes. Giling fondant harus rata, kalo nggak bisa robek di satu titik, dan berarti bongkar semua. Beda dengan decor butter cream yang masih bisa diperbaiki partial.
Ditambah lagi harga fondant yang lebih mahal (lebih mahal lagi setelah awal bulan ini naik 20%, grrhhhh...), benar benar perlu konsentrasi tinggi untuk membuatnya. Terutama untuk baker kelas amatir seperti aku hehe..
Tapi semua kesulitan itu sepertinya terbayar lunas saat melihat putri putri cantik itu, apalagi saat pemesan yang puas mengirimkan sms seperti ini
"Mbak Vita, makasih yah kue Auroranya enak banget, unik dan cantil banget. Tsabitha sukaaaa banget, sampai pagi ini roknya si Aurora dibawa ke sekolahnya untuk dimakan di sekolah. Kalo yang badan badan nya sehh dah habis dilahap kemaren sama dia, khekhekhe...
So next year kita pesan lagi ya mbak..." (From Ibu Ayu, mama Tsabitha)
psst....Tsabitha kaya Sherina waktu kecil khan ? hihihihi...
Wednesday, September 19, 2007
Black Forest ala Dapurnya Vita

Bosen dengan Black Forest konvensional, dan emang dasar tukang bereksperimen nyeleneh dari pakem, maka terciptalah Black Forest ala Dapurnya Vita. Tetep dengan base cake yang sangat nyoklat, tapi fillingnya adalah Black Cherry plus home-made black cherry sauce di lapis pertama dan cream coklat alias chocolate ganache di lapisan kedua. Coklat serut diganti dengan lempengan coklat bermotif yang lebih centil dan ceria. Tau kenapa timbul ide membuat black forest dengan lempengan coklat ? Karena aku nggak bisa nyerut coklat dengan rapi dan seragam ukuran nya, hihihi.....plus nggak tahan tangan lengket dengan coklat. Dengan desperado itu coklat dicetak saja. ternyata rapi dan banyak yang suka dengan Black Forest gaya baru ini.






















